LIFE AT TOMATO FAMILY: love
Showing posts with label love. Show all posts
Showing posts with label love. Show all posts

Tuesday, October 4, 2011

Welcome you, Urban...
4:15 PM0 Comments
Waktu saya skripsi dulu. Sumpah mati pengennya segera dapet kerjaan. Apa saja. Passion menguat waktu saya lulus kuliah dan jadi sarjana. Sampe rasanya kaya drama aja kalo inget masa - masa itu. Galau abis. Interview dan psikotes di sana sini. Ketemu orang - orang baru. Merasakan apa yang namanya kalah dan gagal. And learned a lot from them.

Ketika mulai kerja, well, capek banget, itu pasti. Dan kembali saya justru pengen banget masa - masa kuliah aja. Masa - masa freedom. Sekarang tanggung jawab saya sudah beda. Saya sendiri dan gimana bisa hidup satu bulan ke depan dengan gaji saya yang alhamdulillah pas banget. :)

Hidup sendiri, bukan hal baru buat saya. Sejak kecil, saya sudah dilepas. Waktu kecil saya belajar sendiri gimana rasanya hidup. Makanya saya paling benci sama orang yang ngga menghargai apa yang mereka punya.

And guess what, temen - temen kantor saya itu aneh - aneh banget kelakuannya. Cuma sedikit yang bisa jadi bestfriend, banyak yang menusuk dari belakang. So becarefull, hahaha. Emang paling enak itu cuma temen sebelum kita kerja. Karena semua waktu itu belom kenal kata uang. Uang mengalir dari orang tua. Dan temenan murni temenan. Paling kalo nusuk2 cuma waktu nyontek wkwkwkwk.

Here we go, kayaknya saya siap menulis lagi nih. Kayaknya lho hahahahahaha.

Setelah selama hampir 2 bulan saya off totally. Sempet bikin di hapus lagi. Berasa ababil galau.

Anyway saya ucapin selamat buat pacar saya, yang akhirnya menulis The Lost Boy , yang dia kukuhkan sebagai blog pertama dia dan entah kenapa tiba - tiba dia pengen banget nulis. Saya menunggu. Menunggu dia bosan. WAKAKAKAKAK.

As we know, dia selalu ngebet kalo punya keinginan habis gitu kandas gitu aja. And that's always successfully make me freaking out wkwkwkwk. Yah gapaplah ya, mungkin suatu hari nanti dia menemukan sesuatu yang membuatnya tertarik dan diam melakukannya.

You know you love me,

xoxo.

Read more

Tuesday, August 9, 2011

Struggle of Heart
1:56 PM1 Comments
One year 2 months, its 425 days, its 61.2 million minutes. But never get enough for you to understand me, understand us, understand that this relationship being fragile days by days. And with my whole heart, my whole hands, I keep it alone. And you, because you know, you really know, I love you too much, you just want take everything so easy.

Dont you know, I always tried to understand you. You, with your perfection, your negatives mind, your abillity, your bad feelings to everything, your untrusted sense to everyone, you and yours.

Dont you know it makes me feel weak days by days too? Dont you think that someday, if i really really weak, I cant walk this relationship anymore? And then its succesfull hit this feeling, and I can't walk beside you anymore.

I can't tell anything with you till you got sleep at night. I can't being there when you need me. I can't grab your hand to make you feel stronger. I can't smile to you anymore. I can't do anything for you.

Can you imagine that? Because I imagine that everyday since that day.


Read more

Thursday, July 14, 2011

Hold My Heart (Please...)
9:13 AM1 Comments
I never meant to be the one to let you down
If anything, I thought I saw myself going first
I didn't know how to stick around
How to see anybody but me be getting hurt

I keep remembering the summer night
And the conversation breaking up the mood
I didn't want to tell you you were right
Like the season changing, oh, I felt it too

Does anybody know how to hold my heart
How to hold my heart?
'Cause I don't want to let go, let go, let go too soon

I want to tell you so before the sun goes dark
How to hold my heart
'Cause I don't want to let go, let go, let go of you

I'm not the kind to try to tell you lies
But the truth is you've been hiding from it too
I see the end sneaking in behind your eyes
Saying everything no words could ever do

Does anybody know how to hold my heart
How to hold my heart?
'Cause I don't want to let go, let go, let go too soon

I want to tell you so before the sun goes dark
How to hold my heart
'Cause I don't want to let go, let go, let go of you

Is anybody listening?
'Cause I'm crying
Is anybody listening?

Does anybody know how to hold my heart
How to hold my heart?
'Cause I don't want to let go, let go, let go too soon

I want to tell you so before the sun goes dark
How to hold my heart
'Cause I don't want to let go, let go, let go of you 






Sara Bareilles
Read more

Tuesday, May 3, 2011

Cinta Sendiri (?)
1:05 AM 2 Comments

Hey holla. Maaf banget dah lama nggak posting blog. *Ngelap – ngelap blog yang berdebu. Hidup saya lagi enggak banget. Hehe.

Mungkin, buat beberapa orang yang nggak pernah ngalami ini, bakalan bilang saya itu lebay. Alias berlebihan. Mungkin buat beberapa orang di antara kita yang kenyataannya hidupnya lebih beruntung dan nggak pernah ngalamin rasanya kehilangan. Hingga berkali – kali. Bakalan bilang hidup saya kaya sinetron. Haha. Mungkin. Tapi itulah hidup saya. Yang dengan mudah orang – orang datang dan pergi sesukanya sambil menge-judge saya semau mereka.

Banyak masalah, banyak beban, selalu bikin saya engga bisa tidur. Dan kalo kaya gini, yang saya rindukan adalah sahabat – sahabat saya, si gerombolan orang kampung yang hobi nongkrong di nasi goreng deket rumah saya, ibu saya, dan nenek saya yang udah enggak ada.

Jadi, kalo lagi kaya gini, saya browsing – browsing nggak jelas, nge blog dan meninggalkan handphone saya tanpa nada getar dan tanpa nada panggil. Intinya saya lagi enggan ngomong sama siapa – siapa.

Eh, Pas saya browsing saya nemu lagu ini. Nyesek. Saya lagi bimbang, dan ketemu lagu ini. Lagu lamanya Kahitna yang saya lupa banget populer di tahun berapa.

Sudah dengar lagunya kan?

Saya terhenti di bait ini: Biar aku yang pergi. Bila tak juga pasti. Adakah selama ini aku cinta sendiri. Biar aku menepi. Bukan lelah menanti. Namun apalah artinya cinta pada bayangan.

Oke. Oke. Saya jujur. Saya emang lagi bertengkar sama pacar. Hal yang biasa terjadi di setiap hubungan pacaran. Hanya saja, saya sering banget ngerasa pengorbanan saya nggak pernah cukup untuk itu. Saya tau, nggak bisa menuntut banyak. Saya selama ini menunggu. Menunggu Tuhan berikan keajaiban. Walo cuma sedikit. Saya engga tahu lagi apa jadinya saya nantinya kalo harus kehilangan lagi.

Saya ngeliat tante saya yang sukses banget. Dia udah kepala empat. Manajer bank. Gajinya cukup buat beli apartemen dan mobil. Tapi dia belum menemukan pendamping hidup. Saya engga tahu apa yang terjadi dengan masa lalu dia. Tapi saya tahu, kalo suatu hari saya harus kehilangan lagi. Mungkin saya akan berhenti percaya cinta itu ada. Dan akan hidup seperti tante saya.

Saya enggak mau kaya gitu. Ketika saya sadar, saya sudah berkorban banyak, saya selalu bertanya, apakah itu setimpal dengan yang saya dapatkan nantinya?

Tuhan, Engkau mengatur pertemuan – pertemuan itu. Kosmikmu berbicara jelas saya harus berhenti dan jatuh cinta lagi. Tapi kalo untuk kehilangan, untuk mendapatkan sesuatu yang sia – sia, buat apa saya jatuh cinta lagi? Buat apa saya berjalan sejauh ini?

Jujur. Aku tak yakin bisa. Jalani hari tanpa dirimu. Namun apalah artinya cinta pada bayangan.

Dear you. Aku tahu mungkin kamu tidak akan pernah terima. Tapi hadapilah kenyataan. Kita berjalan sejauh ini untuk apa. Aku berjalan sejauh ini karenamu. Aku ikhlas. Tapi tolong mengertilah. Cinta bukan hanya cinta saja. Nggak cukup kata – kata. Dan dunia ini bergerak. Aku juga. Kamu juga. Kita nggak bisa hanya diam dan melihat. Seperti yang kamu selalu lakukan. Aku mencintaimu. Sangat. Kamu tahu, kamu nggak perlu meragukannya. Karena aku berjalan sejauh ini. Tapi aku harap kau menggenggam tanganku bukan untuk menggiringku. Tapi iringilah langkahku.

Read more

Thursday, March 10, 2011

A Letter to God
6:04 PM1 Comments

I know. There is no guarantee love always easy and beauty. Love is a difficult way. I tried to learn, I always tried to survive, I always pray that never get broke again. But this is my damn life. I always tried tried tried to rejected on content myself with loneliness, sadness and pains. But I got failed.

God, I’m hoping only with you, I’m praying, I’m asking.

Is it working?

Am I too selfish?

Am I?

I wondered why, why you give me all these pain, all these tears, till I feel numb and fool.

I kept my best. I did. I tried to make a happiness but never got satisfied.

God, you are the only one that I had. When no one notice me, no one takes my hand, no one cares. Am I asking too much? Yeah, I know, i asked too much.

But, there are a lot of reasons why I do that, why I say that.

God, if I can’t find my way home anymore, when all that waves broke my shore, when I don’t have a beautiful dream again, just kept me stronger. Because, it was the only reason why I’m still breathing.


All, everything that I understand, I understand only because I love.
-- Leo Tolstoy

Read more

Monday, February 14, 2011

Fuckin Sickness on Monday
2:55 PM0 Comments
Happy Valentine Day everyone.

Uhm okay. I’m not celebrating, anyway, haha.

Dan teman – teman saya, udah rame banget ngomongin Val Day dari semalem. Twitter dan Facebook jadi ajang buat mereka nampilin ekspresi ngerayain Val Day atau enggak. Saya si cuek – cuek aja. Malah status saya tentang lagu – lagu favorit. Toh, pacar saya jauh dan we are growing up, and he is the simplest guy in the world, jadi dia cuma ngucapin gini di sms:

“Happy Valentine honey.”

Jadi, buat kalian yang menikmati cokelat hari ini dan may be some flowers from your lovely, selamat ya. Sorry ya, saya tiap hari udah nikmati cokelat dan bunga sih, meskipun cuma bunga bank, meskipun cuma choki – choki. Haha. So, this V Day just like another Monday to me, hanya saja lebih pink. Soalnya di mana – mana saya lihat warna pink. Nggak pita, bungkus, bunga bahkan cokelat warna pink.

And just like another Monday, saya sedang sibuk nyiapin syarat – syarat wisuda. Dan itu menyita waktu banget. Dan akhirnya, karena saya engga fit, Sabtu kemaren pas saya kegirangan pulang ke rumah dan tersedia minuman dingin, saya ngabisin satu botol besar Pulpy Orange, malamnya saya masih bikin sirup ABC satu botol buat nemenin saya internetan. Soalnya hari itu saya ngerasa panas banget.

Akhirnya setelah hari Minggu kemaren saya ngerasa tenggorokan saya nggak enak, pagi tadi pas saya bangun, tenggorokan saya udah nggak enak dipake nelen ludah, dan demam tinggi banget. Sekitar 39 bla bla bla derajat, *saya ngga pinter baca thermometer. Dan saya harus balik ke kos. Temen saya udah nungguin buat minjem printer.

Anyway, have to go. Walo badan ga fit gini, hehe. 
Read more

Sunday, February 13, 2011

Meet The High School's Boyfriend
9:58 AM0 Comments
Karena seharian ujan, temen – temen saya yang pas pada malem mingguan di rumah saya sama pacar masing – masing, dan bagi kami yang ngga ada pacar, sibuk main bola di PS 2. Saya yang nggak ngerti bola, akhirnya cuma di kamar nonton Wall E sama temen saya, si Ferry.

Btw, kami semua sama – sama bukan tipe orang yang suka nongkrong di pinggir jalan. Kalo ada duit, kami baru jalan, minimal ke mall lah, hehe. Kalo ngga ada uang ya pasti ke rumah saya ato si Aji, dua basecamp utama.

Akhirnya, karena lapar, padahal posisinya saat itu kami semua udah kenyang makan nasi goreng langganan deket rumah saya, kami semua urunan buat beli snack. Dan karena saya tuan rumah, akhirnya saya yang berangkat ke alfamart deket rumah sama si Ferry.

Di alfamart, Ferry masuk duluan dan ngacir di bagian majalah, saya keliling rak sambil masukin titipan temen – temen saya ke keranjang. Pas saya mau ke bagian minuman, seorang cowok nepuk keranjang saya.

Dia       : “Habis tuh dimakan sendirian?”

Saya diem. Nengok ke cowok yang nyapa saya. Astaga. Hehe, ketemu mantan saya waktu SMP. Waktu  masih ingusan. Namanya, ehm, rahasia. Wkwkwk.

Saya     : “Eh, kamu. Sendirian?”

Dia maenin rambut dia, kebiasaan kalo lagi grogi. Haha. Grogi ketemu saya ya? Haha, PD…

Dia       : “ Iya. Lagi mampir beli rokok. Hehe. Kamu sama dia doang?”

Dia nunjuk Ferry tanpa sama sekali ingin menyapa temen saya itu, as usual.

“Iya. Lagi beli jajan, hehe.”

Dia ngeliat jam di arlojinya. “ Hmmm, duluan ya. Mau jemput kakak,”

Dan dia ngacir keluar. Ferry ngedeketin saya. “ Astaga, mantan kamu toh?”

Saya ketawa.

Ferry ngeliat ke arah luar. “ Wiwww, dah bawa mobil dia. Balikan aja. Kayaknya dia masih suka tuh. Ngeliatin kamu dari tadi.”

Saya ngakak. Enak aja dia ngomong. Saya pacaran sama tuh cowok aja pas masih ingusan. Dari sekian banyak mantan, hehe. Sok laku ah, bodo amat. Saya paling singkat pacaran sama mantan saya yang ini. Cuma tiga bulan. PDKT nya lama sih. Setahun. Tapi ujung – ujungnya jadian cuma tiga bulan doang. Nggak tau kenapa putusnya, saya lupa. :D

Lucu ya. Saya suka geli kalo ingat kisah – kisah lama.

Pas sampe rumah, HP saya bunyi. Ternyata sms dari dia.

“Hai, mantan. Haha. Dah lama nggak ketemu. Hows life? Tambah cantik kamu skrg. Kalo jomblo balikan aja yuk, jiakakakakak.”

Saya ketawa. Dia selalu kocak di sms. Tapi kalo ketemu dan ngomong, dia selalu cuma diem kaya orang bego.

“Hai, mantan waktu saya khilaf. Haha. I’m fine. Maaf saya udah ga available buat cowok. Wkwkwkwkw.”

“ Jadi, kamu sekarang sama Ferry? Wkwkwkwkw. Becanda. Iya, tau kok. Aku liat fotonya di fb. Hehe. Moga langgeng. Always pray for your happiness, sist.”

Beruntungnya saya, saya enggak pernah musuhan sama mantan – mantan saya. Dan hebatnya, kadang mereka suka nawarin pertolongan kalo saya lagi butuh. Nggak tau mereka tau darimana. Yah sekarang kan teknologi udah canggih banget. FB dan Twitter selalu jadi sasaran utama.

“ Ya ampun. Kamu skrg gmn? Happy for you too.”

Agak lama balasinnya, dan saya sih udah mulai sibuk ngobrol sama teman – teman ketika satu sms lagi datang.

“ Baik. Susah ngedeketin cewek jaman sekarang. Susah nyari yang kaya anak anjing kehujanan kayak kamu. Hehe.”

Saya ketawa. Kayaknya ini ada di dialog film korea. Tapi serius. Selain saya enggak pernah liat dia jalan sama cewek laen lagi, mantan saya yang ini selalu bilang saya kayak anak anjing kehujanan dari dulu.

“ Selalu panggil aku gitu kamu. Mellow. Kayak film korea aja.”

Dia balas lagi. 


“ Yey, suer. Kamu tau anak anjing kan, kamu tau, dia itu lucu. Dia itu ngegemesin. Tapi dia kasian. Ditinggal Papa sama Mama anjingnya di kardus biar diadopsi orang, pas kehujanan, kamu tetep di kardus tungguin mereka yang nggak pernah dateng. Kadang kamu keliatan main sama hujan. Tapi kalo deres, kamu cuma ngeringkuk di kardus, berharap ada orang yang ambil kamu buat peliharaan mereka.”

Haha. Saya udah hapal banget jawaban itu. Dia selalu bilang gitu kalo saya protes dipanggil anak anjing kehujanan. Saya nggak segitunya kalik.

“Ah, basi ah. Udah ya, anak – anak main di rumahku nih.”

Habis gitu dia ngga balas sms lagi. Saya cerita sama sahabat cewek saya. Dia ketawa. Katanya ungkapan anak anjing itu pas banget buat saya. Sial. Saya bukan minta pendapat soal itu.

Trus sahabat saya bilang gini, “ Makanya jangan kaya anak ilang, wkwkwkwkwkwk.”

Habis mereka pulang, saya liat muka saya di cermin. Emang beneran saya kaya anak ilang?

Btw, heran juga sama mantan saya yang itu. Sejak putus sama saya, meskipun saat itu bisa dibilang cinta monyet, saya engga pernah liat dia jalan sama cewek lain. Kalo ngedeketin siapaaa gitu, beritanya sih sering saya dengar.

Tapi untuk berhasil menjalin hubungan dan sampe jalan sama cewek yang dia deketin, kayaknya hehehe belum pernah dengar lagi. Padahal saya udah gonta ganti pacar sampe berkali – kali. #kok kesannya saya negative ya? Wkwkwkw, bodo ah.

I’m just ordinary girl. Sometimes I love, then if fail, I’ll learn, and then I’ll move on. And that’s okay for everyone. Don't ever judge anyone. You don't know their story and what's really going on.


nb:temen saya minta fotonya di uplod, sorry, I dont have it anymore, wkwkwkwk... :D
Read more

Sunday, January 30, 2011

What about today?
5:34 PM0 Comments
Nggak tau kenapa, akhir – akhir ini saya sering banget bertengkar sama pacar. Kalo ngga salah hampir setiap weekend datang kita ngeributin hal yang hampir sama.

Susahnya Long distance, saya yakin yang long distance pasti ngerasa hal yang sama adalah kadang kata – kata itu ngga cukup untuk mewakili semuanya.

Pas kita bertengkar, pasti kita pengen juga liat reaksi pacar secara langsung, liat keseriusan pacar kaya gimana waktu ngehadapin masalah kaya gini, kalo perlu jitak kipalanya secara langsung, hehehe.

Tapi itu nggak bisa dilakuin kalo long distance kaya gini. Pas udah baikan pun kita ngga bisa peluk – peluk pacar, cubit – cubit muka pacar yang sempet berubah jadi konyol tadi, cium dia, anything, to prove she/ he was the only one who own our heart. #Lirik sahabat saya yang lagi pacaran.

Lucunya, diantara kita berdua, yang paling sering ngambek itu saya. Malah kayaknya dia enggak pernah tuh. Paling kalo jengkel, dia mendadak ngomong pake nada tinggi. Tapi ngga ngebentak.

Intinya kalo long distance si kita harus super pengertian. Dan kalo rasa amarah kita berhasil mengalahkan segalanya, langsung aja diomongin. Dan meskipun tipe marahnya diem dulu kaya saya, pada akhirnya saya harus ngomong yang engga ngenakin itu apa. Apalagi saya tipe yang ngga bisa marah lama – lama.

Kalo akhirnya ngga bisa saling pengertian lagi. Tanya sama diri kita masing – masing. Apakah jarak sejauh ini cukup pantas untuk diperjuangkan? Yeah. Jarak. Jarak. Jarak. Jarak. Jarak. Ulang terus kata – kata itu, sampe kita ngerasa ngga ada artinya lagi.

Waktu saya dengan diam – diam mengulang kata – kata itu, saya berharap saya tetap bisa berjuang saat mengucapkan kata Jarak untuk terakhir kali, meski jatuh bangun, meski kadang harus menahan berjuta rasa pengen ketemu, tapi saya percaya ngga ada sesuatu yang sia – sia. Even its hurts you to deep. :)

Read more

Wednesday, January 5, 2011

Off To Go...
7:37 PM 2 Comments
Ah! Dua minggu lagi saya bertempur sodara – sodara sebangsa setanah air! 

Rasanya? Deg – degan.

Anyway, okeyyyy… bohong.

Biasa aja sebenernya, haha.

Dan untuk sementara kayaknya ngga bakalan update blog dulu. Eits, jangan sedih. I’ll be back!!!! As soon as possible…

Kalo masih mau nemui saya, add aja di facebook atau follow tweeter saya kaya biasanya. I’ll be available on that network society everyday. Tapiiii, kalo facebook, maap – maap ya kalo ngga di approve, it’s totally a place for true friends, kecuali kalian mesej ke saya dan muji – muji blog saya bagus. *Iyeee, maksaaa… :P

Selama hari – hari sebelum sidang, saya ngga bakalan tinggal di rumah. Karena banyak banget masalah di rumah dan saya ngga bisa konsentrasi, saya mengungsi sementara di sebuah kamar kos kecil di daerah belakang kampus. Cuma sementara kok. :)

Tadinya mau pake kamar Monna, kan dia masih di Manado sampe Februari, tapi, Ibu kos dia rewel banget dan di sana berlaku jam malam *jam malam jam 9, bukan jam 10 habis gitu kelebihan semenit gerbang ditutup, nggak enak banget*. Dan isinya sebagian besar anak Manado dan meskipun saya ngerti bahasa mereka, it always feels like in Mars Planet, hehe.

Dan kos saya, sama sekali nggak ada internet yang available, tv yang seenaknya bisa diganti channelnya, kulkas berisi buah – buahan, fasilitas yang bisa saya dapet di rumah. Hehe. Tapi seenggaknya saya bisa konsen mau ujian tanpa gangguan, ehm, ntar saya cerita deh. I don’t wanna be mellow today. Capek badan. Dan capek hati.

But, guys, its truly hurts, when someone who you want to be with was ignore you. Then he came again bring the pains.

So, tolong jaga blog saya ya. Kalo kotor bantu bersih – bersihin. Have a nice day. Gonna miss you sooo much. Wish me luck, then. Xoxo.
Read more

Monday, January 3, 2011

HAPPY NU YEAR, EVERYBODY!!!!! :-*
9:07 AM0 Comments

Haha. Lucu. Menyedihkan juga. Tahun baru saya nggak begitu bagus. Pas tanggal satunya tapi, bukan malamnya. Kalo malamnya, saya ngelewatin malam menyenangkan bersama sahabat, dan pacar, meski seperti biasa, cuma lewat telepon dan sms sama dia, but that’s totally awesome to celebrate with them!!!

Meski cuma sedikit dan nggak sebanyak tahun kemaren….
Tahun Baru 2010
MENJADI...................
Tahun Baru 2011
Menyenangkan banget masih bisa tahun baruan sama mereka. Saya sama temen – temen udah ngeraguin apakah tahun baru 2012 bakalan masih sebanyak ini, mengingat kuota orang – orangnya semakin menurun aja setiap tahun. Untuk itulah kayaknya taun baruan kali ini kita total banget, bahkan udah nyiapin dari jauh – jauh hari.

Tempat masih sama. Dan kayaknya kita nggak tertarik untuk ngerayain di tempat lain. Soalnya, selaen hemat duit dan tenaga, macet itu selalu pasti terjadi. Hmmm, dan juga hujan.

Dengan menu ala Barat taun ini, berisi dengan BBQ, ayam panggang, spaghetti dan kudapan – kudapan ringan, taun baruan kali ini sukses banget menurut saya. Taun kemaren gagal karena daging kurang matang dan taun baru udah deket jadi semua orang memasaknya cepet – cepetan, jadinya makannya nggak enak, dan paginya kita semua susah boker. Sial.
Hari Makanan Berlemak Sedunia :)
Dan malam itu semua orang senang, makanan aja kesisa banyak meski pada diabisin di pagi harinya. Saya ngerasa amazing aja, taun 2010 itu taun berat dan banyak cobaan, meski keselip banyak cerita indah di antaranya, dan bikin saya nggak berharap banyak lagi di tahun 2011.

Temen – temen saya pas tahun baru, nunduk sejenak. Habis gitu setelah nundukin kepala nggak jelas itu, semuanya neriakin pengen LULUS dan KERJA. Keinginan standar yang sama buat mahasiswa tingkat akhir seperti kami. Saya diam – diam meneriakkan kata AMIN di dalam hati. 

Karena sadar nggak sadar, pas saya flashback, saya banyak kehilangan sesuatu di tahun 2010, tapi saya juga dapat ganti hal – hal lain yang lebih indah dan menurut saya terbaik yang bisa saya dapatkan sekarang. Jadi apa lagi yang saya bisa lakukan selain bersyukur? Nothing.

Sialnya, siangnya, saya sama sodara – sodara saya yang totalnya ber delapan orang pergi nonton bioskop sama – sama. Dan semuanya membawa pacar masing – masing, saya cuma bersama adik saya si gendut Otong, sama – sama cuma bisa gigit jari. Pacar saya jauh dan dia sibuk dengan urusannya sendiri. Si Otong bolak balik jatuh bangun soal cinta. Saya udah cerita kan di postingan ini.

Nggak masalah juga, saya udah biasa ke mana – mana sendiri tanpa pacar. Meski sedikit terbesit rasa iri juga. Haha. Kapan ya bisa rayain tahun baruan sama pacar? Kadang pengen juga.

Tapi, lamunan indah saya mendadak harus buyar karena seharian itu saya sama si Otong sial terus –terusan. Kita kena tilang dan begonya si Otong ngga nawar harga sama si tukang tilang dan sukses ngebuang 45ribunya secara percuma. Gila itu sih harga tilang mobil.

Habis gitu pulangnya, kami kecelakaan kecil beberapa kilo sebelum sampe rumah. Saya sukses tersungkur dari motor dan parah di bagian kanan badan saya. Dan semuanya memar – memar dan lecet – lecet. Rasanya mau nangis. Sakit banget, sumpah. Apalagi pas malamnya, bagian tubuh kanan saya berasa ditonjokin. Minta ditemenin pacar malah dia yang ketiduran, ngorok pula. Ah useless beneran deh, haha. Soalnya bagian kanan saya sakit semua dan saya sedang beradaptasi menjadi kidal sekarang. Hiks.

Anyway, saya sama si Otong sama – sama berdoa. Kesialan hari itu adalah seluruh kesialan kita yang tertunda sepanjang tahun dan besok – besok adalah hari yang penuh keberuntungan. Haha. #NGAREP

Time to go, saya mau daftar sidang. #AKHIRNYA.

Wish me luck then, xoxo.

Read more

Friday, December 31, 2010

BYE 2010... ;)
10:40 AM0 Comments
Saya adalah salah satu orang dari sekian banyak orang yang selalu memiliki harapan di awal tahun dan entah kenapa harapan itu selalu sukses saya lupakan selama sisa tahun berikutnya. Hehe.

Waktu saya remaja, sampe SMA, saya masih bikin resolusi nggak jelas khas ABG. Saya masih ingat, kalo misalnya saya lagi pacaran sama si A, resolusi saya moga – moga tahun itu si A masih pacaran sama saya. Padahal pernah juga pada tahun itu saya bahkan putus dari A dan malah ngejomblo selama sisa tahun itu tanpa siapa – siapa. Lucu. Saya begitu mudah bikin resolusi dan begitu mudah mengingkarinya.

Sekarang, di blog, saya malah jadi mikir, apalagi di twitter orang – orang lagi rame ngomongin resolusi. Hedeh… kira – kira resolusi saya apa ya? Mikir resolusi, saya malah jadi mendadak laper karena bukan resolusi yang saya ingat, tapi resoles, hehe. Makin nggak jelas.

Kayaknya enak ya kalo bikin resolusi terus kayaknya gampang gitu terwujudnya. Kaya temen saya, dia jualan pulsa yang bentuknya MLM. Dia bilang sama saya tahun depan harus bisa dapet mobil dari MLMan pulsanya itu.

Herannya, ternyata bener aja. Saya agak iri ketika dia bawa Honda Jazz masuk ke parkiran kampus. Saya nggak pernah suka MLM dan Honda Jazz, tapi saya suka sama cara dia berusaha untuk ngedapetin itu. It’s cool.

Ato temen saya yang satu lagi. Cewek. Dia bilang tahun 2010 dia harus lulus. Terus merit sama pacarnya. Saya pengen juga lulus, - tapi saya belom pengen merit. Eh beneran aja, bulan Oktober kemaren dia lulus dan jarak satu minggu dia dilamar sama cowoknya.

Gilaaa, bulan Desember kemaren dia melangsungkan pernikahannya. Hey, dia seumur saya lho. 22 tahun. Dan kayaknya apa yang dia mau lakukan bisa dia resolusikan jelas banget di tahun 2009.

Hmmm, kayaknya saya harus bisa kaya temen saya itu. No no no, not about merit. Haha. Tapi soal kelulusan saya. Hmmm. Saya udah nggak sabar pengen lulus. Dan abis gitu dapet kerja yang lumayan. Paling nggak saya bisa nggak minta duit sama Bapak saya lagi. Udah mulei males tau kalo dia ceramah soal duit.
Helow, saya juga bukan anak yang suka foya – foya. Saya cuma agak boros sedikit dan lapar mata, hehe. Tapi seenggaknya saya selalu ngumpulin uang buat kebiasaan buruk saya itu.

Jadi, whateverlah about resolusi. Saya mau fokus apa yang di depan mata dulu. Sidang, lulus, wisuda, cari kerja. Standar aja sih, khas mahasiswa fosil kaya saya, wkwk. Habis gitu baru mikir yang lain, kaya nyenengin keluarga, pacar, sahabat – sahabat dan atau orang – orang yang membutuhkan uluran tangan. Cieee, sok baik.

Nggaklah. Saya emang baik beneran. Suer. Hehe. :D

Ahhh, mesti say goodbye buat Tahun 2010. Tahun yang penuh drama queen, haha. Tapi saya bersyukur atas apa yang saya udah lewati selama setahun ini. Terimakasih Tuhan untuk segala yang telah Kau hadirkan selama setahun ini. Pernikahan kakak, putus cinta, perseteruan keluarga besar, kepergian sahabat, kematian, cinta baru, bertemu dengan orang – orang baru, dan yang paling indah adalah, selesainya skripsi saya.

“The only person who never makes mistakes is the person who never learn anything.” – THEODORE ROOSEVELT - 
Read more

Monday, December 27, 2010

Dear Boyfriend... #3
11:52 PM0 Comments
Woah, 28!

Good morning, sweetheart, its 28!

Happy anniversary, ummm…. *count and think. Errr, its 7 months, I guess, hehe. Hopefully you enjoy your holiday with your fams, love me more, ihiy, and we will meet again soon, hiks.

Ahhh, started brain freeze prepared my exam, Its almost January. After that, I will go to your town as soon as possible to get work. Wish me luck, then. Always and everyday, I love you. *Kiss

Emmm, I love this song too much, this song is for you today.



* There is no long distance about love, it always finds a way to bring hearts together no matter how many miles there are between them.
Read more

Sunday, December 26, 2010

Aku dan (Salah satu Korban) Cinta Monyetku
6:16 PM1 Comments

*Huakakaka, LEBAY ABISSS...

Tapi jujur ya, Ngakak nggak abis abis waktu saya ngeberesin meja belajar dan membuka rak paling bawah dan menemukan sebuah diary. Apaaaa? Diary! Wuakakakaka, saya adalah salah satu korban remaja cewek labil yang menuliskan segalanya pada DIARY wkwkwkwkwkw. DIARY BOOKK! REMAJA CEWEK ERA 90an emang beda ya.

Dan ternyata bukan cuma satu tapi 3! Masya OLLLOH, kasian banget saya waktu muda. Belom ada blog sih. Dan waktu saya buka salah satunya, yang kebetulan tulisannya masih bagus dan rapi. Huekekek. Yang dua udah berantakan kertasnya kemakan usia.

Buku yang ini isinya cinta monyet saya jaman SMA sama seorang cowok. Iyalah cowok! Dan korban kemonyetan saya adalah si Rudi a.k.a wowor klowor (panggilan saya buat dia), si ganteng bego ini: (*iya ganteng tok wes, ijin copas masuk blog ya bang...)


Oke, yang satu ini sukses bikin saya ngakak dan sampe nge tweet si korban dan bilang:

Saya: “NGAKAK ABIS. Ak nemu diary di rak bawah wktu beres2 dan isinya adalah FULL kamu wkwkwkwkwk. Ternyata saya: MEGADESTIANA SEKAR pernah senorak itu padamu.”

*Saya dan si Rudi emang udah jadi sahabatan sekarang malah suka ejek – ejekan di tweeter. 

Dan abis itu dia retweet bilang: 

“Aku terharu. Ternyata aku pernah begitu bermakna buat km. *muntah dulu ya neng.”

Wuakakakakaka. Tambah geblek dia. Malah abis gitu dia pengen baca diary saya. Saya foto salah satu halamannya kalo nggak percaya betapa noraknya saya. 


Nggak keliatan jelas? Saya bakalan terjemahin. Bodo amat, udah kepalang norak, norak aja sekalian.

“Baru 2 bln kamu pergi mengejar impianmu… Dan meski Qta masih saling kontak, aku tetep nggak ngerti kenapa aku nggak bisa melepas kepergianmu…. aQ nggak ngerti kenapa harus aku mesti yang harus diam di sini melihat & menetap kepergianmu!!!”


WOAKAKAKAKAKAK, si Rudi ngakak abis baca ini. Jadi maap2 ya mungkin itu yang mempengaruhi kenorakan saya sekarang, haha. Kata sahabat saya sih NGENES bukan norak wakakakakaka. Adios! Lanjut bersih bersih lagi, lalalala.
Read more